Jumlah Jeroan yang Diimpor Indonesia. Tahukah Anda? - INFO PETERNAKAN

Selasa, 26 Maret 2013 (13:34:53)

Indonesia tak hanya mengimpor daging sapi bakalan dan daging sapi beku dari Australia. Namun jeroan sapi pun didatangkan dari negeri kanguru tersebut.

Komisioner Komisi Pengawas Persaingan Usaha Munrokhim Misanam mengatakan, jeroan sapi di Australia tidak diperjualbelikan, dan hanya digunakan untuk pakan ternak.

Menurut Munrokhim, setidaknya setiap 20% dari 1 kg daging sapi beku yang diimpor oleh importir adalah jeroan. Di Indonesia, jeroan memiliki harga jual, sementara di Australia diberikan gratis.

"Saudara bisa melihat, yang namanya jeroan di Australia itu nggak laku. Dikasih makan hewan istilahnya scrap, kalau mau ambil silakan saja. Itu kok bisa diimpor ke Indonesia ada harganya, kemarin itu hampir 20% dari 1 kg daging utuh," katanya.

Dia mengatakan, di Indonesia harga jeroan tersebut dijual Rp 7 ribu/kg. Memang tidak besar, namun jika dikalikan dengan jumlah impor yang dilakukan, importir bisa meraup keuntungan yang besar.

Sepanjang 2012, Indonesia tidak pernah absen untuk mengimpor jerohan. Total impor jeroan sepanjang 2012 mencapai 6.257.921,88 kg, dengan negara asal jeroan mayoritas berasal dari Australia, Selandia Baru, dan Amerika Serikat, serta sedikit dari Kanada.

Sumber: http://finance.detik.com

 

 

Produk Kami
14
Sapi Peranakan Ongole (PO)
11
Merupakan ayam dwiguna yang bisa diambil telur dan dagingnya
9
Merupakan pupuk organik pilihan yang tepat karena zat yang terkandung di dalamnya sangat membantu pertumbuhan tanaman
8
Merupakan ayam petelur. Produksi telurnya tinggi. Telur menyerupai telur ayam kampung.
10
Merupakan salah satu sumber protein hewani dan merupakan cikal bakal embrio ayam