Jagung dan Industri Pakan Masih Tidak Nyambung

Rabu, 18 Desember 2013 (13:17:26)

Gabungan Pengusaha Makanan Ternak (GPMT) memproyeksikan sampai akhir tahun 2013 realisasi impor jagung bisa mencapai 3 juta ton, naik dua kali lipat dibanding impor jagung tahun lalu sebesar 1,5 juta ton.

Impor jagung itu tidak selayaknya dibiarkan terjadi. Apalagi kebutuhan jagung impor bagi industri pakan nasional angkanya cukup kecil dibandingkan kemampuan produksi jagung nasional.

Angka Ramalan II (Aram II) 2013 Badan Pusat Statistik memperkirakan produksi jagung nasional mencapai 18,51 juta ton pipilan kering. Walau produksi jagung turun sebesar 0,88 juta ton (4,52 persen) dibandingkan tahun 2012, namun angkanya masih 6 kali lipat dari angka kebutuhan jagung untuk industri pakan nasional.

Angka impor dan produksi jagung itu sekaligus bisa menunjukkan ada yang tidak nyambung antara petani jagung dengan industri pakan. Sekretaris Jenderal GPMT, Desianto Budi Utomo mengatakan produsen pakan ternak sulit mendapatkan jagung lokal.

Selain persoalan infrastruktur, juga karena wilayah sentra produksi jagung yang lokasinya jauh dari pabrik pakan, serta biaya distribusi dan transportasi membuat harga jagung lokal tidak menjadi ekonomis. Namun, GPMT selalu mengatakan kalau bisa memilih, perusahaan pakan akan memilih jagung lokal karena lebih segar.

Sudah bisa dipastikan, kebutuhan jagung industri pakan akan naik dari tahun ke tahun. Tahun lalu, produksi pakan unggas hanya 12,9 juta ton. Sampai akhir tahun 2013, produksi pakan unggas bisa mencapai 13,8 juta ton. Produksi pakan ikan pun diperkirakan naik setiap tahunnya, karena tingkat konsumsi daging masyarakat yang kian bertambah.

Salah satu sisi positif dari pertumbuhan industri pakan, unggas dan perikanan adalah bisa membuka peluang kesempatan kerja bila dikelola dengan baik. Bila jagung impor sebanyak 3 juta ton itu diproduksi di dalam negeri maka terbuka kesempatan produksi jagung seluas hampir 400 ribu ha. Bila satu hektar kebun jagung memerlukan 3-4 pekerja, maka bisa memberikan kesempatan kerja bagi 1,2-1,4 juta orang.

Sumber: http://tabloidsinartani.com

Berita lain
Produk Kami
8
Merupakan ayam petelur. Produksi telurnya tinggi. Telur menyerupai telur ayam kampung.
12
merupakan salah satu ayam hias yang unik dengan bulu berwarna putih seperti kapas
10
Merupakan salah satu sumber protein hewani dan merupakan cikal bakal embrio ayam
14
Sapi Peranakan Ongole (PO)
7
Sapi Brahman mempunyai daya tahan dan kemampuan beradaptasi yang tinggi