Berita dan Kegiatan

322
321
Jumat, 14 September 2018 (16:01:58)
Sembawa, (14/09/2018) Dalam rangka pelaksanaan kegiatan Kerjasama Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Pertanian Strategis (KP4S) berjudul "Potensi Produktivitas Ayam Merawang", Maka Balai Penelitian Ternak (Balitnak) Ciawi, Bogor, bekerjasama dengan Bptu Hpt Sembawa dalam pengembangan Potensi Produktivitas Ayam Merawang. Kegiatan dituangkan dalam Perjanjian Kerjasama yang telah ditandatangani pada hari ini Jumat tanggal 14 September 2018 di Auditorium Ir. Achmad Affandi BPTU-HPT Sembawa Oleh Kepala Bptu Hpt Sembawa Bapak Bagong Kusminandar, S.Pt dan Kepala Balitnak Bapak Dr. Soeharsono, S.Pt, M.Si didampingi Dr. Tike Sartika beserta Staff dan Pejabat Struktural Bptu Hpt Sembawa serta staff
319
Rabu, 5 September 2018 (09:32:01)
Kembali untuk kali ini BPTU-HPT Sembawa membuktikan bahwa BPTU-HPT Sembawa semakin eksis, sebelumnya telah diadakan Bimtek di BET (Balai Embrio Tranfer) Cipelang Bogor ) pelaksanaan kegiatan tersebut pada tanggal 26 Februari s/d 06 Maret 2018. pada tanggal 3 September s/d 5 September 2018 diadakan pertemuan In House training Sectio Caesari pada sapi, serta  persiapan penanganan kelahiran sapi Belgian Blue di BPTU-HPT Sembawa, adapun Nara Sumber tenaga pendamping dalam kegiatan tersebut dari KPBS Pangalengan Sukabumi Jawa Barat ( drh Asep Rahmat Khaerudin), dengan dikuti  peserta dari BPTU-HPT Sembawa sebanyak 7 orang, peserta lainnya Mahasiswa PKL 4 orang dari POLINELA Lampung. " meraih untuk sebuah Keberhasilan tanpa usaha akan sia-sia" BRAVO BPTU-HPT SEMBAWA
318
Kamis, 30 Agustus 2018 (08:22:27)
Program Kementerian Pertanian RI dengan kegiatan #Bekerja Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera) Telah diadakan kegiatan Bimtek (Bimbingan Teknis Pemeliharaan Ternak Unggas untuk masing-masing desa penerima bantuan ternak Unggas, kegiatan tersebut bersama TIM Petugas Tenaga Ahli dari BPTU-HPT Sembawa, Kegiatan yang berlokasi diKecamatan Teluk Gelam Kabupaten OKI dengan diikuti peserta sebanyak 14 Desa, Pelaksanaan kegiatan dari tanggal 28 Agustus s.d 31 Agustus 2018, terkait dengan kegiatan tersebut Semoga Sukses. Bravo BPTU-HPT Bptu Hpt

Artikel

Jumat, 29 November 2013 (16:45:57)
Diposkan: 29 Nopember 2013 Jakarta (ANTARA News) - Peneliti Australia sedang mengembangkan robot beroda empat untuk menggiring sapi.Para peneliti di University of Sydney menguji perangkat yang diberi nama Rover tersebut. Robot itu digunakan untuk memindahkan kawanan sapi dari ladang menuju lokasi pemerahan susu.Alat tersebut sangat diminati oleh para petani sebagaimana diberitakan laman The Times of India.Hasil awal penelitian menunjukkan sapi telah beradaptasi dengan baik bersama alat tersebut.Robot mampu menggiring sapi berkumpul menuju ladang perah susu sesuai dengan kecepatan alami berjalan mereka. Sehingga tidak ada "kericuhan" di antara sapi-sapi tersebut, kata Dr Kendra Kerrisk, peneliti susu dan profesor University of Sydney.Robot sudah digunakan dalam proses pemerahan susu tetapi para peneliti ingin melihat lebih jauh apakah Rover dapat digunakan secara masif di area-area lain
Jumat, 29 November 2013 (16:38:59)
Diposkan: 29 Nopember 2013 15:08 WIB | Senin, 25 November 2013 | Mentan Menyapa | Penulis : Ahmad Soim (Sinar Tani) Pembaca. Petani di mana pun Anda berada. Alhamdulillah, sejak tiga tahun terakhir ini para peternak sapi bergairah menikmati harga yang bagus. Populasi sapi di sentra produksi seperti Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali dan Sulawesi Selatan pun terus meningkat. Semoga para peternak semakin meningkat semangat beternaknya. Pembaca, seperti yang kita ketahui bersama, Kementerian Pertanian masih terus mempertahankan target swasembada kendati fakta di lapangan kurang mendukung target swasembada pangan 2014 mendatang. Saya mengakui sangat kesulitan mewujudkan swasembada daging sapi. Namun Kementerian Pertanian akan memanfaatkan sisa waktu saat ini secara optimal dengan sumber daya dan dukungan anggaran yang ada. Saya berharap, pihak
Jumat, 8 November 2013 (16:57:28)
DIPOSKAN 8 NOPEMBER 2013 Pemasaran ternak sapi selama ini menjadi persoalan rumit, terutama bagi peternak. Peternak menjadi pihak yang kerap dirugikan, karena posisi tawarnya lemah. Harga sapi di tingkat peternak menjadi sangat rendah di bawah biaya produksi. Dalam beberapa tahun terakhir, harga ternak sapi hanya berkisar Rp 20 ribu hingga Rp 25 ribu/kg berat hidup. Kondisi tersebut membuat Eko Dodi Pamono, Sarjana Membangun Desa (SMD) Sapi Potong Kelompok Ternak Terpadu (Sapo KTT), Bangun Rejo, Desa Polosiri tergerak membangkitkan gairah peternak sapi. Apa yang dilakukan memang belum banyak terpikirkan banyak orang. Bersama rekan-rekannya sesama SMD di Semarang, Eko berinisiatif mendirikan vila sapi. “Vila sapi ini sebagai alternatif pemasaran sapi dengan sistem tertutup,” kata Eko kepada Sinar Tani di sela-sela Gelar Teknologi SMD di Jakarta, beberapa waktu
Jumat, 8 November 2013 (16:54:12)
DIPOSKAN: 8 nOPEMBER 2013 Pembaca. Petani dimanapun Anda berada. Alhamdulillaah, kita patut bersyukur meski biaya pembibitan sapi di Indonesia terhitung lebih mahal dibandingkan Australia, untuk masalah proses penggemukan sapi, Indonesia masih bisa bersaing. Memang, tersendatnya produktivitas sapi dalam negeri salah satunya disebabkan minimnya para pelaku usaha di sektor pembibitan sapi. Usaha pembibitan sapi ini masih dianggap belum menjanjikan keuntungan karena dicap sebagai usaha padat modal dengan hasil yang lama. Padahal, ke depan, jumlah konsumsi per kapita yaitu 2,2 kilogram per kapita per tahun akan meningkat seiring dengan meningkatnya perekonomian masyarakat Indonesia. Ini akan menjadikan investasi peternakan khususnya pembibitan sapi di Indonesia ke depan akan sangat menguntungkan. Inilah mengapa, negara lain mulai melirik investasi peternakan di Indonesia.

Produk Kami

8
Merupakan ayam petelur. Produksi telurnya tinggi. Telur menyerupai telur ayam kampung.
10
Merupakan salah satu sumber protein hewani dan merupakan cikal bakal embrio ayam

Galeri Foto

Peserta Bimtek IB Angkatan II
sapi
peserta Bimtek PKB Angkatan I
kunjungan Mentan